Winarno, M. Wien['lib/metafield:join_name' not defined]Widowati, Lucie['lib/metafield:join_name' not defined]Sundari, Dian (2015) Studi Keamanan Ramuan Jamu untuk Hiperurisemia dan Hipertensi. Buletin Penelitian Kesehatan, 43 (3). ['lib/metafield/pagerange:range' not defined
- to
- 146
- pagerange
- 137-146
- from
- 137
20125-studi-keamanan-ramuan-jamu-untuk-hiperur-57627001-137-146.pdf
['summary_page:download' not defined] (301kB) | ['lib/document:preview' not defined]
['eprint_fieldname_abstract' not defined]
Telah dilakukan penelitian untuk menguji keamanan (preklinik), ramuan hiperurisemia dan
hipertensi. Dilaksanakan sebagai penelitian eksperimental laboratorium, meliputi uji toksisitas akut
dan uji toksisitas subkronis .Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai toksisitas akut (LD50)
oral dan adanya kelainan pada organ penting pada pemberian kedua ramuan jamu dalam jangka
panjang. Uji toksisitas akut menggunakan tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar, sebanyak
50 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok dosis. Sedangkan pada uji toksisitas subkronik digunakan
40 ekor tikus putih yang dibagi dalam 4 kelompok dosis. Hasil penelitian didapatkan angka LD50
ramuan hiperurisemia >10944 mg/200 g bb. atau > 54720 mg/kg bb; sedangkan angka LD50 ramuan
hipertensi >10038 mg/200 g bb. atau >50190 mg/kg bb. Kedua ramuan dapat dianggap termasuk
ke dalam golongan bahan Practically non toxic (PNT). Pada uji toksisitas subkronis ramuan
hiperurisemia dosis terbesar (3078 mg/200 g bb.), yang diberikan terus menerus selama 90 hari,
tidak menimbulkan kelainan fungsi darah, hati dan ginjal. Begitu juga dengan ramuan hipertensi
dosis 3564 mg/200 g bb. yang diberikan terus menerus selama 90 hari tidak menunjukkan kelainan
pada fungsi darah, hati dan ginjal.
| ['eprint_fieldname_type' not defined]: | ['eprint_typename_article' not defined] |
|---|---|
| ['eprint_fieldname_keywords' not defined]: | Oral accute toxicity; subchronic toxicity; hyperurisemic and hypertension jamu composition |
| ['eprint_fieldname_subjects' not defined]: | W Medicine and related subjects (NLM Classification)['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]WB Practice of Medicine |
| ['eprint_fieldname_divisions' not defined]: | Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan |
| ['eprint_fieldname_userid' not defined]: | Rini Sekarsih |
| ['eprint_fieldname_datestamp' not defined]: | 27 ['lib/utils:month_short_03' not defined] 2025 01:38 |
| ['eprint_fieldname_lastmod' not defined]: | 27 ['lib/utils:month_short_03' not defined] 2025 01:38 |
| URI: | https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5692 |
![['Plugin/Screen/EPrint/View:title' not defined]['Plugin/Screen:render_action_img_suffix' not defined] ['Plugin/Screen/EPrint/View:title' not defined]](/style/images/action_view.png)