Search for collections on Repositori Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

Kontribusi Penggunaan Kontrasepsi Hormonal terhadap Perbedaan Prevalensi Hipertensi Perempuan dan Lelaki di Indonesia :Perspektif Jender Riskesdas 2013

Isfandari, Siti and Siahaan, Selma and Pangaribuan, Lamria and Lolong, Dina Bisara (2016) Kontribusi Penggunaan Kontrasepsi Hormonal terhadap Perbedaan Prevalensi Hipertensi Perempuan dan Lelaki di Indonesia :Perspektif Jender Riskesdas 2013. Buletin Penelitian Kesehatan, 44 (1): 33-40. ISSN 0125-9695

[thumbnail of Vol 44 Tahun 2016 _33-40.pdf]
Preview
Text
Vol 44 Tahun 2016 _33-40.pdf

Download (167kB) | Preview

Abstract

Perspektif jender berpandangan perempuan dan lelaki memiliki keterpaparan risiko sama dalam kesehatan. Ketimpangan status kesehatan perempuan dan lelaki tidak hanya dipengaruhi oleh aspek medis biologis, namun juga status, serta norma dan peran dalam masyarakat. Proporsi penggunaan kontrasepsi pada perempuan jauh lebih tinggi dibandingkan lelaki. Penggunaan kontrasepsi hormonal dapat mempengaruhi kesehatan perempuan. Salah satunya adalah kejadian hipertensi dini. Analisis riskesdas 2007 menunjukkan terjadi penyusulan prevalensi hipertensi lelaki oleh perempuan pada usia pre menopause 35 tahun1. Diduga salah satu kontributor kejadian hipertensi dini perempuan pre menopause adalah penggunaan kontrasepsi hormonal2. Analisa lanjut data Riskesdas 2013 bertujuan mengetahui kontribusi penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kejadian perbedaan hipertensi pada perempuan pre menopause dan lelaki. Menggunakan data Riskesdas 2013, dilakukan analisa membandingkan berbagai status penggunaan kontrasepsi terhadap kejadian hipertensi pada perempuan pre menopause dengan lelaki sebagai kelompok referensi. Perspektif jender digunakan dalam pembahasan.Hasil menunjukkan penggunaan kontrasepsi berkontribusi terhadap perbedaan hipertensi perempuan pre menopause dan lelaki pada kelompok usia muda. Tidak terdapat perbedaan status risiko hipertensi antara lelaki dan perempuan pre menopause yang tidak pernah menggunakan kontrasepsi. Perempuan pengguna kontrasepsi hormonal memiliki risiko hipertensi sedikit lebih tinggi dibanding perempuan pengguna kontrasepsi non hormonal. Penggunaan kontrasepsi hormonal memiliki kontribusi terhadap kejadian hipertensi dini perempuan usia pre menopause. Risiko hipertensi pengguna kontrasepsi hormonal lebih tinggi dibandingkan pengguna kontrasepsi non-hormonal. perlu dilakukan pemantauan pemakaian sesuai aturan pada pengguna kontrasepsi, terutama pada pengguna kontrasepsi hormonal. Kebijakan pengendalian penduduk sebaiknya lebih memperkuat penggunaan kontrasepsi lelaki untuk mendukung keberhasilan program pengendalian penduduk.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Gender; Blood Pressure; Contraceptive; Health survey
Subjects: W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WP Gynecology
Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan > Departemen Kesehatan RI
Depositing User: Z N
Date Deposited: 17 Mar 2025 05:55
Last Modified: 17 Mar 2025 05:55
URI: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5622

Actions (login required)

View Item
View Item