REPOSITORI BADAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN
Hubungan Kadar Hemoglobin Dengan Respon Sitokin Proinflamasi Dan Anti Inflamasi Pada Penderita Infeksi Plasmodium Falciparum Dan Plasmodium Vivax Di Timika, Papua Tahun 2010
Hasugian, Armedy Ronny and Wibowo, Heri and Tjitra, Emiliana (2012) Hubungan Kadar Hemoglobin Dengan Respon Sitokin Proinflamasi Dan Anti Inflamasi Pada Penderita Infeksi Plasmodium Falciparum Dan Plasmodium Vivax Di Timika, Papua Tahun 2010. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 22 (1). pp. 6-17. ISSN 0853-9987
Text
162209-hubungan-kadar-hemoglobin-dengan-respon-9e7238a1.pdf Download (236kB) |
Abstract
Anemia merupakan salah satu dampak infeksi malaria falsiparum dan malaria vivaks. Respon imun ternyata mempengaruhi kadar hemoglobin. Sitokin proinflamasi dan antiinflamasi memainkan peranan penting terjadinya anemia penderita terinfeksi P. falciparum dan P. Vivax.Tujuan penelitian adalah untuk menilai hubungan antara kadar hemoglobin dengan sitokin TNFα, IFNγ, IL12 dan IL10 pada penderita malaria falsiparum dan vivaks tanpa komplikasi.Metode penelitian adalah desain potong lintang dengan jenis penelitian klinis, laboratoris, non intervensi dan analitik. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat, Timika, Papua. Hasil penelitian didapati total 76 subyek malaria terinfeksi, P. falciparum(n=39) dan P. vivax(n=37) yang dapat diteliti. Rerata kadar hemoglobin pada P. falciparum dan P. vivax tidak berbeda ((11,2 (95%CI: 10,5-11,9) ;10,8 (95%CI: 10,2–11,4); p=0,377).
Densitas parasitemia aseksual P. falciparum dan P. vivax tidak berkorelasi dengan kadar hemoglobin (r=0,131, p>0,05). Densitas parasitemia aseksual P. falciparum dan P. vivax berkorelasi negatif dan bermakna (p<0,05) terhadap rasio sTNF-α/IL10 (ρ= -0,398; ρ= -0,404), sIFN-γ/IL10 (ρ=-0,501; ρ=0,522), sIL12/IL10 (ρ=-0,416; ρ=-0,584). Hasil analisis regresi logistik berganda menunjukkan
bahwa rasio sIL12/IL10 adalah yang paling berpengaruh terhadap densitas parasitemia (OR: 0,16 (95%CI: 0,06–0,45)). Analisis bivariat rasio sitokin proinflamasi/antiinflamasi terhadap kadar
haemoglobin`menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang bermakna tetapi analisis regresi logistik berganda menunjukkan kadar hemoglobin dipengaruhi oleh sIFN-γ/IL10 (OR: 0,16(95%CI: 0,03-0,77)) bersama rasio sTNF-α/IL10. Kesimpulan: Rasio sitokin proinflamasi terhadap antiinflamasi mengontrol densitas parasitemia aseksual dan mempengaruhi kadar haemoglobin.
Item Type: | Article |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Malaria, hemoglobin, IL12, TNF-α, IFN-γ, IL10, Papua |
Subjects: | W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WC Communicable Diseases > WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases |
Divisions: | Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan > Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan |
Depositing User: | K A |
Date Deposited: | 19 Apr 2024 04:10 |
Last Modified: | 19 Apr 2024 04:10 |
URI: | https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5371 |
Actions (login required)
View Item |