Mubasyiroh, Rofingatul['lib/metafield:join_name' not defined]Puspandari, Nelly (2010) Laporan Akhir Penelitian Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Berisiko Kesehatan Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Di Kota Bogor Tahun 2010. ['eprint_fieldopt_monograph_type_project_report' not defined]. Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan, Jakarta. (['eprint_fieldopt_ispublished_unpub' not defined])
['page:fulltext' not defined]620 EKO - BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU _ocr cs.pdf
['document_license_restriction_info' not defined] ['document_fieldname_license' not defined] ['licenses_description_cc_by_sa' not defined].
['summary_page:download' not defined] (2MB) | ['lib/document:preview' not defined]
['eprint_fieldname_abstract' not defined]
Anak sekolah merupakan investasi bangsa. Masalah kesehatan pada anak usia sekolah yang dipengaruhi oleh perilaku berisiko merupakan salah satu hal penting dalam penentuan kualitas bangsa. Laju pertumbuhan Kota Bogor meningkat serta nilai-nilai sosial masyarakat mulai ada pergeseran, termasuk bagi siswa sebagai komponen masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beberapa faktor terhadap perilaku berisiko kesehatan pada siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP di Kota Bogor. Jumlah sampel kuantitatif sejumlah 126 siswa dari 4 (empat) SMP terpilih oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Bogor. Adapun sampel kualitatif 28 siswa. Pengumpulan data kuantitatif dengan kuesioner terstruktur dan kuaiitatif dengan pedoman wawancara. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat untuk menilai hubungan karakteristik siswa, persepsi siswa terhadap perilaku berisiko, perilaku teman sebaya, perilaku orang tua, dan fungsi keluarga. Dari penelitian ini diperoleh informasi faktor yang berhubungan signifikan dengan perilaku berisiko kesehatan pada siswa adalah jenis kelamin, perilaku teman sebaya, dan perilaku keluarga. Diharapkan Dinas terkait melakukan promosi tentang peran perilaku orang tua dan keluarga terhadap perilaku anak serta mengaktifkan peer group siswa dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat.
| ['eprint_fieldname_type' not defined]: | ['eprint_typename_monograph' not defined] (['eprint_fieldopt_monograph_type_project_report' not defined]) |
|---|---|
| ['eprint_fieldname_keywords' not defined]: | Perilaku Berisiko Kesehatan |
| ['eprint_fieldname_subjects' not defined]: | W Medicine and related subjects (NLM Classification)['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]WS Pediatrics['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]WS 107-110 Intellectual Disability. Learning Disorders |
| ['eprint_fieldname_divisions' not defined]: | Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan |
| ['eprint_fieldname_userid' not defined]: | Administrator Eprints |
| ['eprint_fieldname_datestamp' not defined]: | 02 ['lib/utils:month_short_10' not defined] 2017 05:26 |
| ['eprint_fieldname_lastmod' not defined]: | 06 ['lib/utils:month_short_12' not defined] 2021 07:30 |
| URI: | https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/459 |
![['Plugin/Screen/EPrint/View:title' not defined]['Plugin/Screen:render_action_img_suffix' not defined] ['Plugin/Screen/EPrint/View:title' not defined]](/style/images/action_view.png)