Katno, Katno (1999) Laporan Penelitian Pengaruh Penyimpanan Terhadap Angka Jamur dan Angka Lempeng Total Tiga Simplisia Nabati. Project Report. Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu, Jawa Tengah. (Unpublished)
Laporan Penelitian Pengaruh Penyimpanan Terhadap Angka Jamur dan Angka Lempeng Total Tiga Simplisia Nabati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (14MB) | Request a copy
Abstract
Telah dilakukan penelitian penyimpanan tiga simplisia nabati yaitu rimpang jahe (Zingiber officillale), buah adas (Founiculum vulgare) dan umbi gadung (Dioscorea hispida) masing-masing dalam tiga jenis wadah (karung goni, karung plastik dan kantong kertas); selama 2, 4, 6, 8 dan 10 bulan. Terhadap masing-masing perlakuan diamati perubahan fisik dan penelapan angka jamur serta angka kuman/ angka lempeng total (ALT) secara mikrobiologi setiap 2 bulan sekah menggunakan media Potato Dextrose Agar (PDA) dan Plate Count Agar (PCA), untuk mengetahui pengaruh penyimpanan terhadap cemaran mikroba ketiga simplisia tersebut.
Cemaran mikroba merupakan salah satu parameter mutu simplisia nabati, sedangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kontaminasi mikroba dalam penyimpanan antara lain wadah dan waktu simpan, penanganan pasca
panen, kelembaban tempat/ gudang penyimpanan, komposisi bahan (simplisia) yang disimpan dan lain sebagainya. Adapun persyaratan cemaran mikroba mengacu pada Keputusan Meteri Kesehatan No.661/SK/VII/1994 din1ana unhlk
angka jamur tidak lebih dari 10 pangkat 4 dan angka kuman (ALT) tidak lebih dari 10 pangkat 7.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa wadah/bahan pengemas dan waktu simpan berpengaruh nyata terhadap cemaran mikroba (ALT dan Angka jamur) ketiga simplisia nabati tersebut. Dengan mengacu persyaratan yang ada,
dari penelitian ini diketahui bahwa batas waktu simpan ketiga simplisia berbeda-beda, dimana umbi gadung pada penyimpanan 4 bulan atau lebih, cemaran mikrobanya sudah diatas persyaratan, sedangkan jahe dan adas pada
penyimpanan 6 dan 8 bulan masih dalam kategori memenuhi persyaratan. Adapun dari ketiga jenis wadah/kemasan yang digunakan pada penelitian ini, diketahui bahwa kantong kertas, cemaran kumanya relatif kecil dibandingkan
jenis kemasan lain. Hal ini kemungkinan juga berkaitan dengan komponen simplisia tersebut, dimana gadung mengandung amilum yang bersifat memacu pertumbuhan mikroba, sedangkan jahe dan adas mengandung minyak atsiri
yang bersifat menghambat pertumbuhan mikroba.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Simplisia Nabati, Jamur, Lempeng |
| Subjects: | QS-QZ Preclinical sciences (NLM Classification) > QV Pharmacology > QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics |
| Divisions: | Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan > Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu |
| Depositing User: | K A |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 07:28 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 07:28 |
| URI: | https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4149 |
