Kurniawan, Liliana['lib/metafield:join_name' not defined]Harun, Syahrial['lib/metafield:join_name' not defined]Tuti, Sekar['lib/metafield:join_name' not defined]Sri Utami, Basundari (1991) PENGEMBANGAN CLONE DNA W. BANCROFTI SEBAGAI SUMBER ANTIGEN UNTUK PENELITIAN IMUNOPATOGENESIS DAN IMUNODIAGNOSTIK. ['eprint_fieldopt_monograph_type_project_report' not defined]. Puslit Penyakit Menular.
['page:nofulltext' not defined] (['request:button' not defined])['eprint_fieldname_abstract' not defined]
Filariasis menunjukkan spektrum luas dari manifestasi klinik. Spektrum ini meliputi individu yang amikrofilaremik, mikrofilaremik dengan atau tanpa gejala klinik yang mendadak atau menahun. Manifestasi klinik ini mempunyai hubungan erat dengan reaksi imunologik individu tersebut terhadap berbagai stadia dari cacing filaria. Antigen dan reaksi imunologik pada filariasis yang tidak sederhana serta sulitnya penyediaan antigen untuk lahan penelitian, menyebabkan penelitian imunologik tidak mudah dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini mendapatkan klon-klon DNA melalui penyusunan DNA genomic expression library sehingga dapat dihasilkan antigen W. Bancrofti dalam jumlah tak terbatas untuk dapat digunakan penelitian imunopatologi, imunodiagnosis dan imunoprofilaksis. Penelitian ini terdiri dari 2 tahapan yang mana pada tahap pertama ini telah dilakukan: a.Pengumpulan mikrofilaria, larva infektif (l3), L4 dan cacing dewasa untuk digunakan untuk ekstraksi DNA dan antigen pada ELISA. DNA yang diekstraksi akan digunakan untuk menyusun DNA genomic expression Library. b.Imunisasi 9aIb/C dengan L3 dan L4 untuk menghasilkan antisera terhadap L3 dan L4, yang akan dinilai sifat -sifatnya
| ['eprint_fieldname_type' not defined]: | ['eprint_typename_monograph' not defined] (['eprint_fieldopt_monograph_type_project_report' not defined]) |
|---|---|
| ['eprint_fieldname_keywords' not defined]: | Sumber Antigen, Clone DNA, Imunopatogenesis, Imunodiagnostik |
| ['eprint_fieldname_subjects' not defined]: | QS-QZ Preclinical sciences (NLM Classification)['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]QU Biochemistry. Cell Biology and Genetics['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]QU 300-500 Cell Biology and Genetics |
| ['eprint_fieldname_divisions' not defined]: | Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan['lib/metafield:join_subject_parts' not defined]Pusat Penelitian dan Pengembangan Penyakit Menular |
| ['eprint_fieldname_userid' not defined]: | Administrator Eprints |
| ['eprint_fieldname_datestamp' not defined]: | 02 ['lib/utils:month_short_10' not defined] 2017 05:31 |
| ['eprint_fieldname_lastmod' not defined]: | 27 ['lib/utils:month_short_10' not defined] 2017 03:57 |
| URI: | https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/2685 |
![['Plugin/Screen/EPrint/View:title' not defined]['Plugin/Screen:render_action_img_suffix' not defined] ['Plugin/Screen/EPrint/View:title' not defined]](/style/images/action_view.png)