REPOSITORI BADAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN

Study Protokol Penatalaksanaan dan Efektivitas Pengobatan Infertilitas Pria

Hinting, Aucky (2000) Study Protokol Penatalaksanaan dan Efektivitas Pengobatan Infertilitas Pria. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Masalah infertilitas pria merupakan masalah yang menunjukkan peningkatan dalam dekade terakhir ini. Observasi di beberapa negara menunjukkan gejala penurunan jumlah dan kualitas sperma yang cukup menyolok di antara pria dewasa muda. Oleh karena itu diperlukan usaha-usaha pencegahan dan penatalaksanaan infertilitas pria. Pendekatan klinis pada pemeriksaan dan penatalaksanaan infertilitas pria sangat bervariasi tergantung dari ketersediaan ahli dan sarana. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan cara penatalaksanaan masalah infertilitas pria secara efektif dan efisien berdasarkan evidence based medicine. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menguji aplikasi protokol penatalaksanaan infertilitas pria, mengetahui prevalensi diagnosis penyebab infertilitas pria, mengetahui hubungan antara profil karakteristik sperma, profil hormon dan kelainan klinis, serta mendapatkan pilihan penanganan infertilitas pria yang efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa protokol penatalaksanaan infertilitas pria sesuai petunjuk WHO dapat diaplikasikan dengan memuaskan setelah dilakukan penyederhanaan. Riwayat penyakit yang mungkin mengganggu fertilitas yang menonjol adalah infeksi saluran kemih, penyakit hubungan seksual dan penyakit sistemik. Faktor lain yang mungkin mempengaruhi fertilitas pria yang menonjol adalah merokok. Gangguan fungsi seksual bukan merupakan faktor penyebab yang menonjol pada infertilitas pria. Kelainan uro-genital yang menonjol ditemukan pada pria infertil adalah varikokel, abnormalitas konsistensi testis dan penebalan epididymis. Hasil analisis semen menunjukkan kelainan konsentrasi yang paling menonjol, disusul dengan kelainan morfologi dan mortalitas. Di antara diagnosis penyebab yang diketahui adalah varikokel dan infeksi kelenjar seks asesoris. Di antara profil hormon reproduksi, hormon FSH berkorelasi secara bermakna dengan semua parameter utama sperma. Volume testis total berkorelasi bermakna dengan seluruh parameter utama sperma dan profil hormon kecuali prolaktin. Konsentrasi sperma, kadar hormon LH, FSH dan testosteron berbeda secara bermakna antara kelompok subyek dengan faktor penyebab dibandingkan tanpa faktor penyebab (idiopatik). Pengobatan kausal, merupakan pilihan penanganan infertilitas yang harus didahulukan. Namun, sebagian besar penyebab infertilitas pria sudah dalam keadaan untreatable. Sebab sistemik, kelainan kongenital dan oligozoosperma idiopatik menghasilkan angka kehamilan yang sangat rendah. Sedangkan sebab endokrin, azoosperma idiopatik dan obstruktif tidak dapat menghasilkan kehamilan dengan pengobatan kausal maupun empiris ICSI dan PESA/TESE merupakan pengobatan yang efektif dan efisien pada kelainan-kelainan infertilitas pria berat.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: infertilitas pria; kualitas sperma; evidence based medicine; Abstrak Penelitian Kesehatan
Subjects: W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WJ Urogenital System > WJ 700-875 Male Genitalia
Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan > Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan
Depositing User: Administrator Eprints
Date Deposited: 02 Oct 2017 05:29
Last Modified: 10 Nov 2017 05:53
URI: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/1590

Actions (login required)

View Item View Item