REPOSITORI BADAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN

Penguatan Kemitraan Bidan Desa - Sando/Bhisa Di Poskesdes Dalam Peningkatan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Pasaribu, Luxi Riajuni and Indrawati, Lely and Hidayat, Syamsul (2012) Penguatan Kemitraan Bidan Desa - Sando/Bhisa Di Poskesdes Dalam Peningkatan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Project Report. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Berdasarkan IPKM, Wakatobi ada pada rangking nasional urutan ke-340 dengan penduduk miskin 24,51% pada tahun 2007 (Riskesdas, 2007). Dari indikator kesehatan yang memiliki nilai tertinggi sebagai penentu Umur Harapan Hidup (UHH) diperoleh beberapa kondisi yang menjadi perhatian utama untuk ditingkatkan di Kabupaten Wakatobi karena nilai indikator tersebut masih sangat rendah yaitu angka balita gizi buruk dan kurang sebesar 30,21%, angka balita pendek dan sangat pendek 52,67%, angka penolong persalinan oleh tenaga kesehatan 41,06%, angka pemeriksaan neonatal 1 (KN1) 42,86%, angka imunisasi lengkap 26,99%, angka penimbangan balita 17,73%. Salah satu upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut diatas adalah dengan meningkatkan angka pertolongan persalinan oleh nakes di faskes, karena dengan demikian pelayanan-pelayanan kesehatan ibu dan bayi semenjak kehamilan sampai bai yang baru lahir, diharapkan dapat diterima oleh ibu dengan lebih baik dan nakes dapat mempersiapkan lebih awal. Untuk meningkatkan angka persalinan yang ditolong oleh nakes, kemenkes menganjurkan kemitraan bidan dan dukun bayi (sando/bhisa). Oleh karena itu riset operasional yang dilakukan memilih kemitraan bidan dan dukun bayi. Tujuan penelitian ini adalah memperkuat kemitraan bidan desa dengan duku (sando/bhisa dalam bahasa daerah) untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dari hasil diskusi, wawancara dan pengamatan dapat dilihat bahwa wilayah yang dapat masuk kategori baik memiliki kerjasama yang sangat erat antara tenaga kesehatan dengan masyarakat dan tokoh masyarakat. Yang menjadi penggerak utama adalah tokoh masyarakat yang bekerjasama dengan PKK dan kader kesehatan secara intens dan dilakukan di segala kesempatan bertemu baik perorangan maupun dalam kumpulan dan kegiatan sosial. Dan pelayanan kesehatan yang baik dihasilkan oleh tenaga kesehatan yang berdedikasi tinggi, berinovasi, mandiri dan kreatif. Fasilitas yang ada juga sudah mendapat kepercayaan dari masyarakat pengguna karena dirawat dan dikembangkan dengan baik.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Bidan Desa; Poskesdes
Subjects: W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WQ Obstetrics > WQ 152-175 Childbirth. Prenatal Care
Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan > Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Depositing User: Administrator Eprints
Date Deposited: 02 Oct 2017 05:29
Last Modified: 03 Nov 2017 08:20
URI: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/923

Actions (login required)

View Item View Item