REPOSITORI BADAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN

Pengembangan Model Penyuluhan Toksoplasmosis pada Wanita Usia Subur (WUS)di Jakarta Selatan Tahun 2002/2004

Salma, Salma (2002) Pengembangan Model Penyuluhan Toksoplasmosis pada Wanita Usia Subur (WUS)di Jakarta Selatan Tahun 2002/2004. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Toksoplasmosis adalah penyakit parasit Toksoplasma gondii, menyebabkan abortus, lahir mati atau cacat mental pada bayi yang dilahirkan. Penyakit ini merupakan penyakit zoonosis dan bersifat kosmopolitan. Penelitian ini dilakukan di dua kecamatan Jakarta Selatan dengan menggunakan rancangan cross-secsional dengan unit sample acak random dari daftar WUS di kelurahan atau RT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik WUS untuk menyusun model penyuluhan toksoplasmosis Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik pendidikan WUS di atas tamat SD 74,06% dengan status telah berkeluarga (83,6%) dan yang belum berkeluarga sebanyak 16,4% dan satu orang yang janda. Kebanyakan WUS sebagai ibu rumah tangga 59,0% dan sisanya bervariasi (wiraswasta, pegawai, tidak bekerja, buruh, guru dan masih kuliah). Penghasilan WUS menunjukan kurang (dibawah Rp.750.000,- perbulan) sebanyak 34,1%. Pada penelitian ini wanita usia subur (WUS) menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan WUS sangat rendah yaitu 18,9% yang mengetahui akan penyakit toksoplasmosis. Namun WUS menunjukkan sikap yang baik adalah 49,1% dan mempunyai perilaku baik terhadap toksoplasmosis menunjukkan 55,3%. Hidangan makanan kebanyakan dimasak sendiri (88,4%) dan sisanya kombinasi dan dibeli. Lauk-pauk yang dihidangkan kebanyakan kombinasi (sayur-sayuran, daging ayam dan sapi, ikan dan telor). Sedangkan untuk makanan lalapan yang mencuci dengan air hangat hanya 20,8%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa WUS suka makan sate (79,2%) dan makan sosis sebanyak 58,7%. Dari basil pemeriksaan serum menunjukkan bahwa dari 205 serum diperiksa yang positif terhadap toksoplasmosis sangat tinggi adalah 186 serum atau dengan proporsi 90,7%, sedangkan prevalensinya adalah 63,5%. Penelitian ini diharapkan dapat menyusun model penyuluhan pencegahan toksoplasmosis pada remaja untuk menghadapi usia subur

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Toksoplasma gondii; abortus, lahir mati;cacat mental; bayi; Abstrak Penelitian Kesehatan
Subjects: W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WC Communicable Diseases > WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases
Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan > Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan
Depositing User: Administrator Eprints
Date Deposited: 02 Oct 2017 05:30
Last Modified: 10 Nov 2017 04:28
URI: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/1661

Actions (login required)

View Item View Item