REPOSITORI BADAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN

Peningkatan Produktifitas Kerja Pengguna Komputer melalui Penilaian Waktu Pemulihan Makula

Halim, Frans X. Suharyanto (2000) Peningkatan Produktifitas Kerja Pengguna Komputer melalui Penilaian Waktu Pemulihan Makula. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangann Penyakit Tidak Menular.

Full text not available from this repository.

Abstract

Keluhan yang sering dilaporkan pada pengguna komputer 'eye strain' atau 'asthenopia' dan didapatkan adanya pemanjangan Waktu Pemulihan Makula (WPM) setelah 2 jam secara terus menerus pada beberapa penelitian. Menyadari akan semakin meningkatnya penggunaan komputer dimasa mendatang, serta adanya gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan pada para pemakainya, perlu dilakukan usaha-usaha untuk mengantisipasinya. Upaya yang perlu dilakukan selain mengatasi hal-hal tersebut di atas juga bertujuan meningkatkan produktivitas kerja meliputi 2 hal yaitu pertama, mengantisipasi faktor lingkungan kerja yang dapat menyebabkan kelelahan mata dengan melakukan modifikasi tempat kerja sesuai sengan prinsip ergonomis (dengan menurunkan WPM) yaitu dengan pemakaian filter Perfalit Rose 20. Selain itu yang kedua dilakukan upaya mendapatkan kuat pencahayaan yang optimal bagi pengguna komputer agar produktivitas kerjanya dapat lebih baik lagi (<300 lux dan > 300 lux). Populasi penelitian 71 orang operator 'data entri' dari 3 instansi yang berbeda di Jakarta, diambil secara purposive sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Selanjutnya pada tahap I dilakukan uji pembebanan cahaya sebelum dan sesudah bekerja terus menerus selama 2 jam pada tempat kerja asal, kemudian terhadap responden yang sama dilakukan uji pembebanan cahaya pada tempat kerja yang telah dimodifikasi dengan disertai pemakaian filter Perfalit Rose 20, serta dihitung jumlah ketikan dan kesalahan ketikan. Pada tahap II dilakukan uji pembebanan cahaya pada kuat penerangan yang berbeda (<300 lux dan > 300 lux) dan dihuting pula jumlah ketikan dan kesalahan ketikan. Hasil penelitian mendapatkan nilai WPM bervariasi menurut lingkungan kerja, variabel-variabel lingkungan tempat kerja merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisah-pisahkan, lingkungan tempat kerja dengan tinggi meja 73,07 + 0,81 cm, tinggi kursi 45,73 + 1,69 cm, jarak mata VDT 59,55 + 5,08 cm, pencahayaan ruangan 583,82 +64,33 lux, suhu 25,24 + 0.65 C dan kelembaban 58,86 + 2,08 % mempunyai kecenderungan meningkatkan kemampuan adaptasi mata, tetapi tidak meningkatkan produktivitas kerja,serta kadar hemoglobin darah mempengaruhi jumlah ketikan. Sebagai saran bila akan dilakukan penelitian untuk menilai produktivitas kerja perlu pemantauan secara terus menerus dan membutuhkan waktu antara 3-6 bulan serta pertimbangan faktor-faktor psikis yang mempengaruhi. Selain itu karena salah satu sifat filter dapat meningkatkan penglihatan kontras, maka dapat pula dilanjutkan penelitian dengan memakai parameter sentivitas kontras dan pemakaian filter dengan spesifikasi lain. Dan sebagai pembanding dapat dilakukan juga pada operator data entri laki-laki.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: EFFICIENCY; pengguna komputer; kelelahan mata; Abstrak Penelitian Kesehatan
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan > Pusat Penelitian dan Pengembangan Penyakit Tidak Menular
Depositing User: Administrator Eprints
Date Deposited: 02 Oct 2017 05:26
Last Modified: 16 Nov 2017 04:42
URI: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/117

Actions (login required)

View Item View Item